Obat Kanker Ovarium Herbal

Apakah ada Obat Kanker Ovarium Herbal yang Aman?

Ling shen yao merupakan obat herbal kanker ovarium yang mengandung 100% kandungan alami. bisa membantu pengobatan penyakit kanker secara alami tanpa operasi.

Ibu Marissa (36 Tahun) - Penyakit Kista

Setelah sempat mengidap kista yang diakibatkan oleh penggunaan pil KB dulu di awal pernikahan, Ibu Marissa (36 Tahun) kembali mengidap kista 9 tahun kemudian, Akhirnya setelah mencoba menggunakan ling shen yao, sakit di perut ibu Marissa mulai hilang hingga beliau penasaran dan memeriksakan diri di dokter, Hasilnya kista 3cm benar benar hilang tanpa operasi hanya dalam 10 hari.

Konsultasi Gratis
Konsep Pengobatan Tradisional China

Pengobatan China yang telah ada sejak lebih dari 5000 tahun lalu umumnya berprinsip pada “Yin Yang Wu Xing”

“Yin” secara filosopi mewakili substansi tubuh termasuk darah dan cairan lainnya.

“Yang”  mewakili kapasitas tubuh untuk menghasilkan dan memelihara panas, dapat disamakan dengan kualitas hipermetabolik.

“Wu Xing” berhubungan dengan lima elemen alam yaitu: kayu, api, tanah, logan dan air (organ tubuh vital)

maka Yin Yang Wu Xing didefinisikan sebagai menjaga keseimbangan metabolisme dan keutuhan organ tubuh vital Wu Xing, maka tubuh akan selalu sehat dan panjang umur serta terhindar dari penyakit.

Konsultasi Gratis
Tentang Kanker Ovarium
Penyebab
Gejala
Pengobatan

Penyakit Kanker Ovarium, Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

Kanker ovarium adalah salah satu kanker yang patut diwaspadai oleh kaum hawa. Kanker ini berkembang di dalam, sekitar, atau di luar lapisan ovarium.

Ovarium atau indung telur sendiri adalah organ tubuh yang berbentuk seperti kacang almond dan memiliki fungsi untuk menyimpan dan memproduksi sel telur. Selain itu, organ ini bertugas memproduksi hormon estrogen dan progesteron.

Kanker ini menjadi salah satu kanker yang mematikan bagi kaum hawa di antara jenis kanker reporduksi lainnya. Pasalnya, dari sekitar 200 ribu perempuan yang terserang penyakit ini setiap tahunnya, lebih dari setengahnya atau sekitar 100 ribu jiwa mengalami kematian.

Dan, di antara perempuan yang paling rentan terkena penyakit ini adalah mereka yang telah berusia lanjut atau telah dan hampir mendekati masa menopause. Selain usia, ada banyak faktor lain yang bisa meningkatkan risiko terkena penyakit kanker reproduksi ini, misalnya kebiasaaan merokok, menjalani terapi penggantian hormon saat menopause, memiliki anggota keluarga yang menderita kanker ovarium atau kanker payudara, menderita obesitas, pernah menjalani radioterapi, pernah menderita endometriosis, serta menderita sindrom Lynch.

Penyebab Penyakit Kanker Ovarium

penyebab pasti terjadinya kanker ovarium belum diketahui. Oleh karena itu, penting bagi wanita untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala ke dokter kandungan ketika akan dan setelah memasuki masa menopause. Penyakit ini, jika terdiagnosis dan ditangani sejak stadium awal, memiliki peluang 94% untuk sembuh. Dengan kata lain, diagnosis dan penanganan lebih dini akan meningkatkan angka harapan hidup penderita kanker ovarium.

Gejala Penyakit Kanker Ovarium

Gejala awal penyakit ini sulit dideteksi secara awam. Namun jika mengalami beberapa gejala seperti perut kembung, cepat kenyang, mual, sakit perut, sembelit, pembengkakan pada perut apalagi sudah berlangsung selama 3 minggu, segeralah konsultasikan kepada dokter. Gejala-gejala lain yang sering ditemukan pada penderita kanker ovarium adalah penurunan berat badan, sering buang air kecil, sakit punggung bagian bawah, nyeri saat berhubungan seks, keluar darah dari vagina, dan mengalami perubahan siklus menstruasi pada penderita yang masih mengalami menstruasi.

Dokter akan melakukan pemeriksaan untuk mencari penyebab gejala-gejala tersebut. Dokter juga akan menanyakan apa saja gejala yang dialami oleh pasien, termasuk soal riwayat penyakit keluarga, serta faktor-faktor risiko lain. Setelah itu, dokter akan mengecek apakah ada benjolan atau pembengkakan di perut.

Apabila dokter mencurigai adanya kanker, beberapa tes tambahan kemungkinan akan dilakukan. Tes-tes itu antara lain tes USG, tes CT Scan, MRI scan, laparoskopi, biopsi, dan tes darah:

Tes USG

Dapat memproduksi gambar atau video. Dengan tes ini tumor di ovarium akan terlihat. Dengan begitu, dokter bisa melihat seberapa besar ukuran dan keparahannya.

Tes CT scan

Memberikan gambaran yang lebih detail mengenai tubuh pasien. Tes ini untuk mengetahui penyebaran sel kanker ke organ tubuh lain seperti di hati, ginjal, atau kelenjar getah bening.

Tes MRI scan

Juga bertujuan untuk menghasilkan gambar tubuh lebih terperinci. Bedanya dengan CT scan, MRI scan menggunakan teknologi magnetik, bukan X-ray. Ada juga laparoskopi yang biasa dilakukan dokter untuk mengetahui keberadaan dan kondisi sel kanker dalam tubuh. Prosedur ini dilakukan dengan memasukkan tabung kecil ke dalam tubuh untuk melihat bagian dalam perut atau pinggul pasien. Tes ini bisa mengetahui stadium yang dialami oleh pasien sehingga dokter bisa memberikan penanganan yang tepat.

Cara lain yang biasanya digunakan dokter untuk melihat perkembangan sel kanker dalam tubuh pasien adalah mengambil sebagian jaringan tumor yang berada di tubuh pasien. Proses pengambilan jaringan tumor ini disebut biopsi. Terkadang, prosedur ini dilakukan bersama dengan laparoskopi untuk menemukan titik tumor.

Selain prosedur-prosedur di atas, dokter juga bisa melakukan pemeriksaan darah untuk memastikan kadar sel darah merah, darah putih dan tromobist dalam tubuh pasien. Karena beberapa jenis kanker ovarium bisa mempengaruhi kadar hormon di dalam darah.

Pengobatan dan penanganan medis untuk penyakit ini sangat bervariasi, bergantung pada kondisi penderita, stadium kanker, serta keinginan untuk memiliki anak. Secara umum, penanganan utama untuk penderita kanker ovarium adalah operasi, kemoterapi, radioterapi, dan pendukung lainnya.

Resiko Pengobatan Kanker Ovarium

Namun patut diingat bahwa setiap penanganan medis ini tentu memiliki berbagai risiko berupa efek samping yang harus diketahui oleh setiap penderita kanker ovarium. Tindakan operasi, misalnya, adalah tindakan untuk mengangkat ovarium, baik salah satu ataupun kedua ovarium, bergantung pada kondisi pasien. Selain ovarium, operasi bisa dilakukan untuk mengangkat rahim dan jaringan sekitarnya jika kanker sudah menyebar.

Beberapa jenis operasi dapat membuat pasien tidak bisa memiliki anak lagi. Sementara metode kemoterapi bertujuan untuk mengecilkan ukuran kanker dengan obat-obatan antikanker. Penderita yang diberikan penanganan dengan kemoterapi biasanya akan mengalami bebrgai efek tidak nyaman untuk tubuh, seperti pusing, mual, muntah, hingga kerontokan rambut. Kemoterapi yang diberikan setelah operasi atau radioterapi bertujuan untuk membunuh sel kanker yang masih tersisa juga bisa membunuh sel-sel sehat dalam tubuh. Pasien yang sedang menjalani pengobatan kanker ovarium juga akan diberikan terapi pendukung, seperti obat pereda nyeri atau antimual. Terapi ini dilakukan untuk meredakan gejala kanker ovarium dan mengurangi efek samping dari metode pengobatan kanker. Terapi tersebut diberikan agar pasien lebih nyaman dalam menjalani pengobatan.

Hampir separuh penderita kanker ovarium dapat bertahan setidaknya selama 5 tahun setelah terdiagnosa dan sepertiganya memiliki harapan hidup setidaknya selama 10 tahun. Oleh karena itu, semakin cepat kanker ovarium terdeteksi dan ditangani, peluang penderita untuk bertahan hidup pun akan makin besar.

Meski begitu, penderita yang sudah sembuh dari kanker ovarium pun tetap berpotensi untuk kembali memiliki kanker dalam beberapa tahun. Maka dari itu, upaya pencegahan juga tetap harus dilakukan dengan menjaga pola hidup sehat.

Pengobatan Penyakit Kanker Serviks Secara Herbal

Selain menjaga pola hidup sehat, upaya penyembuhan juga bisa dilakukan melalui pengobatan alternatif. Salah satunya adalah dengan ramuan herbal. Penyembuhan dengan ramuan herbal diyakini lebih alami dan tidak menimbulkan berbagai efek samping seperti obat-obatan kimia.

Di antara ramuan herbal yang telah dipercaya lebih dari 30 tahun untuk pengobatan kanker adalah Ling Shen Yao. Ling Shen Yao adalah terapi pengobatan alternatif dan komplementer tanpa operasi, alami, aman, berkhasiat, dan sudah teregistrasi di BPOM. Ling Shen Yao dibuat dari 100% bahan alami seperti panax ginseng radix, ganoderma lucidum, ophiogonis japonicas radix, panax pseudoginsengn radix dan ligusticum walichii. Bahan-bahan tersebut memiliki sifat antikanker, antiinflamasi (pembengkakan), dan antimetastasis (mencegah penggandaan dan penyebaran sel kanker).

Hal itu membuat Ling Shen Yao berkhasiat untuk membantu menghambat dan menekan pertumbuhan sel kanker, membantu meningkatkan daya tahan tubuh, melindungi tubuh dari berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus dan bakteri, membantu menormalisasi metabolisme tubuh, serta meredakan efek samping dari kemoterapi dan terapi radiasi lainnya.

Manfaat Ling Shen Yao juga telah teruji secara ilmiah. Ling Shen Yao telah teruji terhadap sel kanker secara in vitro di Departemen Farmasi ITB.

Metode dan cara kerja Ling Shen Yao dalam membantu penderita kanker, kista, miom, tumor, endometriosis cukup unik, yaitu dengan metode adaptogen. Metode adaptogen adalah suatu metode yang ditemukan oleh ilmuwan Jepang yang digunakan sebagai dasar pengobatan yang aman dan efektif, sehingga di mana pun letak kankernya dapat diatasi dengan metode adaptogen. Dengan metode adaptogen, obat herbal ini akan bekerja secara holistik untuk menuntaskan miom, kista, kanker, atau tumor hingga ke akarnya.

Kandungan dalam obat herbal Ling Shen Yao memiliki sifat probiotik yang ramah terhadap segala jenis bakteri dalam tubuh. Obat herbal ini juga tidak menyebabkan ketergantungan meskipun dikonsumsi dalam waktu yang lama. Obat herbal ini juga aman dikonsumsi bagi wanita hamil dan menyusui.

Adanya berbagai pilihan metode pengobatan kanker ovarium ini diharapkan bisa membantu para pasien penderita kanker untuk sembuh dan terus optimistis dalam mengupayakan kesembuhan.

Jual Obat Kanker Ovarium Herbal

Obat herbal Kanker Ovarium ling shen yao adalah ramuan tradisional China yang terdiri dari tumbuh-tumbuhan alami yang mempunyai kualitas sangat baik dan diolah secara teliti sehingga memiliki mutu yang baik. kandungan alami tersebut bisa membantu pengobatan penyakit kanker secara alami tanpa operasi.

Ling shen yao  terdiri dari Radix pseudoginseng, Ligusticum walchii, Ophiopogonis japonicus, Ganoderma lucidum, dll. Obat herbal kanker ini banyak mengadung senyawa yang sangat bermanfaat seperti vitamin, serat protein, mineral dan lain-lain :

  • Vitamin: vit B1 (Thiamin), vit B2 (Riboflavin), vit B3 (Niacin), vit C dan vitamin lainnya.
  • Mineral: Kalium (K), Fosfor (P), Kalsium (Ca), Natrium (Na), Maggnesium (Mg), Tembaga (Cu), Germanium (Ge), Polypeptidase, Zeng (Zn), Copper (Co), Mangan serta mikro elemen.
  • Kandungan senyawa lainnya: Polisakarida, steroid, flavonoid, glukosa, saponim, koumarin, senyawa fenol, adenosine, triterpenoids, asam ganoderik, ganodermin, lemak nabati, asam protase, asam amino, dan protein yang larut dalam air, peptidoglukan, ganoderan.

Harga Obat Kanker Ovarium Herbal

Ling Shen Yao Serbuk

Rp570,000per box
  • penggunaan 10 hari
  • 6 box diskon 10%
  • 3 box diskon 5%
  • biaya per bulan lebih hemat

Ling Shen Yao Kapsul

Rp340,000per botol
  • penggunaan 3 hari
  • 10 botol diskon 10%
  • 6 botol diskon 5%
  • lebih praktis dan mudah dikonsumsi

Bukti Pengiriman Obat Herbal Kanker Ovarium

Ling shen yao obat herbal kanker ovarium telah melayani pengiriman ke seluruh indonesia bahkan ke luar negeri seperti singapura & new zealand. dan telah membantu proses penyembuhan penyakit kanker ovarium secara alami tanpa operasi.